Senin, 29 Desember 2003

Meningkatkan Fungsi Intermediasi Bank Syariah

Oleh Erwin FS


Bank syariah lambat laun makin dikenal masyarakat, baik karena bertambahnya bank syariah, unit layanan syariah, pembukaan kantor cabang baru maupun berita di berbagai media yang menyorot kinerja bank syariah. Bertambahnya aset bank syariah juga merupakan salah satu bukti bahwa semakin banyak masyarakat yang mengenal dan sekaligus menjadi nasabah bank syariah.

Senin, 01 Desember 2003

RAPBN 2004 dan Perbaikan Nasib Nelayan

Oleh Erwin FS

RAPBN 2004 yang telah diumumkan pemerintah pada 15 Agustus 2004 lalu mengundang berbagai tanggapan dari berbagai pihak. Sebagian menyatakan bahwa RAPBN 2004 realistis namun tidak mencerahkan. Pendapat ini didukung data bahwa terdapat porsi pembayaran cicilan bunga hutang yang cukup besar sejumlah 68,5 triliun rupiah. Jika setengahnya saja dipakai untuk membiayai sektor pendidikan, kesehatan dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), tentu akan berpengaruh signifikan terhadap pemulihan ekonomi dan peningkatan kualitas manusia Indonesia. Sementara itu, subsidi juga mengalami penurunan dibanding APBN 2003, yaitu dari 25,5 triliun menjadi 23,3 triliun.

Jumat, 07 November 2003

Reposisi Pemuda dalam Wacana Kebangsaan dan Survivalitas Ekonomi

Oleh Erwin FS

Mungkin belum banyak orang yang mengetahui bahwa sumpah pemuda memungkinkan dicetuskan oleh pemuda setelah dibentuknya Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI sendiri terbentuk dari hasil rapat nasional Partai Sarekat Islam Indonesia di Kediri pada 27-30 September 1928. Peran ulama pada masa pergerakan nasional (1900-1942) memang sangat menentukan, karena tanpa penerimaan dari ulama, rakyat tidak akan mudah menerima hal-hal yang berkaitan dengan aktivitas perjuangan (lihat A Mansur Suryanegara, 1995).

Rabu, 29 Oktober 2003

Demokrasi Berbasis Korupsi

Oleh Erwin FS


Amartya Sen, peraih nobel bidang ekonomi 1998, dalam bukunya yang berjudul Beyond The Crisis: Development Strategies in Asia (terjemahan Indonesia diterbitkan oleh Mizan, 2000) menyatakan bahwa peran instrumental demokrasi (pemilihan umum, politik multipartai, media yang bebas dan lain-lain) dalam memastikan bahwa pemerintahan benar-benar menanggapi kebutuhan dan kesulitan rakyatnya memiliki signifikansi praktis yang besar.

Senin, 20 Oktober 2003

Peran Lembaga Ekonomi Syariah Membantu TKI

Oleh Erwin FS


Indonesia pada saat ini mengalami lonjakan pengangguran yang luar biasa. Hal ini lantaran belum membaiknya iklim investasi. Investasi terbukti bisa menyerap pengangguran di Indonesia yang jumlahnya begitu banyak. Ikim investasi yang belum mengalami perbaikan ini lantaran berlarut-larutnya krisis ekonomi yang belum memberi tanda positif secara signifikan.

Selasa, 26 Agustus 2003

Enam Tahun Krisis Ekonomi: Catatan untuk Partai Islam

Oleh Erwin FS


Enam tahun yang lalu, tepatnya 14 Agustus 1997, Indonesia memasuki sejarah baru penerapan sistem nilai tukarnya. Sistem mengambang terkendali (managed floating system) yang sebelumnya mampu menjaga kestabilan ekonomi Indonesia tidak mampu menghadapi badai spekulasi dan efek domino dari negara tetangga. Akhirnya sistem nilai tukar mengambang bebas (floating system) pun menggantikannya. Sistem mengambang bebas merupakan sistem yang paling liberal karena nilai tukar suatu mata uang ditentukan dari penawaran dan permintaan yang terjadi di pasar uang. Penerapannya di Indonesia justru terjadi di masa krisis ekonomi.

Senin, 18 Agustus 2003

Menanti Inovasi Bank Syariah di Sektor Pendidikan

Oleh Erwin FS

Tahun ajaran baru adalah masa kembali ke sekolah setelah sebelumnya para siswa menikmati liburan panjang. Tahun ajaran baru juga merupakan harapan baru bagi mereka yang baru saja memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Para orang tua pun senang karena anak-anak mereka kini berada di jenjang yang lebih tinggi dari sebelumnya. Kegembiraan orang tua akan pendidikan yang dicapai anaknya tidak dapat dibandingkan dengan faktor materi.

Recent Post

Dilema Inklusi Keuangan di Indonesia

Oleh Erwin FS Bank Dunia merilis data terkait inklusi keuangan (Kompas, 17/4/2015), pada rentang 2011-2014 700 juta orang di dunia men...

Popular Post